Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo berada di dapur bergerak yang menyediakan 2.000 paket makanan untuk korban gempa Cianjur. (foto: istimewa)
CIANJUR - PT PLN (Persero) ikut menyalurkan bantuan untuk para korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bersama-sama dengan seluruh BUMN, PLN ikut bergotong-royong dan terlibat langsung dalam pemberian bantuan untuk para korban.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menuturkan PLN bersama-sama dengan Tim Satgas BUMN di bawah arahan Menteri BUMN Erick Thohir menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak gempa.
"Kami turut prihatin terhadap para korban terdampak gempa. Kami harap korban dapat cepat kembali pulih bangkit. ini adalah bentuk kehadiran dan tanggung jawab sosial kami guna meringankan beban korban gempa Cianjur," tutur Darmawan.
Dijelaskan, PLN turut mendirikan tenda darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur guna menampung pasien dan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bantuan PLN berupa dapur bergerak, di mana sebanyak 2.000 paket makanan per hari didistribusikan kepada warga.
Selain itu, ada 48 relawan pegawai PLN, puluhan tenaga medis dan tenaga logistik juga turun langsung dalam memberikan pengobatan dan bantuan secara langsung. 2 unit mobil ambulans dan 1 mobil rescue juga dikerahkan untuk terus bergerak dalam membantu logistik serta pemulihan pasca-bencana.
Sebelumnya, PLN berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan yang terdampak gempa. Kurang dari 34 jam, pasokan listrik ke 326.028 pelanggan kembali normal. Pada Selasa (22/11) pukul 23.05 WIB, 1.844 gardu distribusi dan 21 penyulang yang sebelumnya mengalami gangguan telah berhasil beroperasi.
Upacara Sertijab Kepala Satpol PP DKI Jakarta. Foto: Diah Harni/kumparan
Pagu anggaran Satpol PP DKI Jakarta dalam pembahasan Raperda 2023 naik hingga Rp 405 miliar.
"Setelah pembahasan, pagu akhir dari Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Rp 1.532.904.708.549 atau terjadi penambahan pagu sebesar Rp 405.337.084.880," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono dalam rapat Badan Anggaran, Kamis (24/11) malam.
Awalnya, Satpol PP mengajukan anggaran sebesar Rp 1,12 triliun. Namun, setelah melakukan pembahasan dengan Komisi A, anggaran untuk Satpol PP disepakati naik menjadi Rp 1,53 triliun. Ada kenaikan hingga Rp 405 miliar.
Kenaikan pagu anggaran ini disebabkan oleh pengembangan sistem informasi Satpol PP sebesar Rp 68 miliar dan pemberian hibah kepada Kodam Jaya, Korps Marinir Pasmar 1, Kopassus, dan Mabes TNI AD sebesar Rp 337,33 miliar.
Adapun rinciannya pemberian hibah adalah:
Pemberian hibah kepada Kodam Jaya untuk pengadaan alkap dan penanggulangan huru-hara dan kendaraan khusus sebesar Rp88 miliar.
Penambahan hibah kepada Korps Marinir Pasmar 1 untuk pengadaan peralatan perlengkapan huru hara sebesar Rp74,3 miliar.
Pemberian hibah kepada Komando Pasukan Khusus TNI AD untuk antisipasi Bencana Alam sebesar Rp 105 miliar.
Penambahan hibah kepada Mabes TNI AD untuk pendidikan TNI AD sebesar Rp 70 miliar.
Namun alokasi anggaran ini masih belum disahkan dan menjadi APBD 2023. Sebab, DPRD DKI Jakarta dan jajaran dinas Pemprov DKI Jakarta masih membahas rasionalisasi anggaran yang membengkak di setiap Komisi.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyampaikan 16,7 juta orang atau wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) di tahun ini. Jumlah ini naik 1 juta dibandingkan tahun sebelumnya 15,7 juta wajib pajak.
"Dalam satu periode tahun, kumpulan SPT yang kami kelola bertambah 1 juta SPT disampaikan oleh wajib pajak," ujar Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam konferensi pers APBN Kita November 2022, Kamis (24/11).
Dia melanjutkan, kepatuhan pelaporan SPT untuk karyawan mencapai 98 persen. Namun demikian, otoritas pajak mengakui masih kesulitan mengejar SPT pajak untuk non karyawan.
"Untuk non karyawan jadi PR kita, kami mencoba menjalankan supaya wajib pajak non karyawan dapat bertumbuh dari waktu ke waktu. Non karyawan menyampaikan assessment, menghitung sendiri, kita mengawasi penyampaian SPT," jelasnya.
Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, dalam acara Media Briefing, Selasa (2/8/2022). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Pelaporan SPT UMKM
Dalam kesempatan yang berbeda, Chief Operating Officer (COO) Mekari, Anthony Kosasih mengatakan, pelaku UMKM juga wajib membayar pajak sebesar 0,5 persen dan menyampaikan SPT jika penghasilannya melampaui Rp 500 juta setiap tahun. Namun dengan terbatasnya SDM dan berbagai faktor, banyak UMKM belum melaporkan SPT.
"Keterbatasan sumber daya semakin tajam dirasakan oleh UKM yang baru, termasuk bisnis-bisnis kecil yang lahir saat pandemi dan pasca pandemi. Untungnya, di zaman serba teknologi, aplikasi pajak berbasis online hadir untuk mengotomatisasi pelaporan pajak sehingga prosesnya menjadi mudah dan cepat," kata Anthony.
Mekari sebagai perusahaan teknologi memiliki penyedia jasa aplikasi pajak (PJAP) yang resmi terhubung ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yakni Mekari Klikpajak. Ada beberapa tips agar UMKM dapat dengan mudah melaporkan SPT pajak.
Pertama, membuka akun dan siapkan dokumen yang diperlukan, seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Electronic Filing Identification Number (EFIN). Setelah akun tersedia, UKM bisa mulai mengunggah dokumen-dokumen pajak yang lama, seperti faktur pajak dan bukti potong.
Kedua, UMKM bisa memanfaatkan dasbor untuk pantau bisnis. Ketiga, melalui aplikasi pajak, UMKM bisa secara otomatis memvalidasi NPWP yang tertera di formulir pelaporan pajak lewat fitur API Documentation, serta menarik bukti potong (bupot) dari bulan-bulan sebelumnya dari server DJP lewat fitur Prepopulated e-Bupot.
Terakhir, proses pelaporan pajak dapat dilakukan secara kolaboratif. Hal ini berguna bagi UMKM yang memiliki karyawan di cabang-cabang terpisah, serta yang menerapkan work from anywhere (WFA).
"Kepatuhan membayar pajak tidak saja baik bagi pemulihan ekonomi dan pembangunan Indonesia, namun juga UKM itu sendiri. UKM yang taat memenuhi kewajiban pajaknya akan terbebas dari sanksi di kemudian hari, sehingga UKM bisa menjalankan dan menumbuhkan bisnis bebas dari hambatan," jelas dia.
Pemain Inggris Harry Kane bereaksi usai hidungnya berdarah saat hadapi Italia di Stadion San Siro, Milan, Italia, Jumat (23/9/2022). Foto: Daniele Mascolo/REUTERS
Timnas Inggris membatalkan rencana menggunakan ban kapten LGBT bernuansa pelangi di Piala Dunia 2022. Kegagalan tersebut membuat sang kapten, Harry Kane, kecewa.
Sebelumnya, Kane berencana untuk menggunakan ban kapten bertuliskan 'OneLove' dalam laga perdana Grup B kontra Iran pada Senin (21/11). Akan tetapi, keinginannya itu gagal terwujud. Striker 29 tahun itu mengaku kesal karena FIFA melarang para peserta Piala Dunia untuk memakai ban kapten tersebut.
"Kami kecewa. Saya katakan, kemarin kami ingin memakainya. Keputusan itu diambil dari tangan saya hari ini," ucap Kane usai laga Inggris vs Iran, dikutip dari Goal International.
"Saya datang ke stadion dengan ban kapten yang saya kenakan dan saya diberi tahu bahwa saya harus memakai itu [ban kapten resmi dari FIFA]. Itu sudah diluar kendali kami sebagai pemain," imbuhnya.
Penjaga gawang Wales Wayne Hennessey menggunakan ban kapten OneLove saat melawan Belgia pada pertandingan Grup D UEFA Nations League di Stadion King Baudouin, Brussel, Belgia. Foto: Yves Herman/REUTERS
Lebih lanjut, dirinya berharap Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan FIFA bisa mendiskusikan masalah ban kapten tersebut.
"Saya yakin, FA dan FIFA akan melanjutkan diskusi tersebut, tapi yang terpenting hari ini kami fokus pada permainan dan mendapatkan hasil yang bagus," lanjut penggawa Tottenham Hotspur itu.
Pemain Timnas Inggris Harry Kane berebut bola dengan pemain Timnas Iran Roozbeh Cheshmi pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar. Foto: Lee Smith/REUTERS
Penggunaan ban kapten menjadi salah satu sorotan di Piala Dunia 2022. Ban kapten yang dimaksud adalah ban kapten LGBT dengan kalimat 'OneLove' dan warna pelangi serta gambar hati.
Sembilan negara asal Eropa, termasuk Inggris dan Wales, mulanya hendak menggunakan ban kapten LGBT tersebut. Namun, FIFA kini dengan tegas melarangnya. FIFA bahkan mengancam memberi kartu kuning kepada kapten yang ngotot menggunakan aksesoris itu.
"Untuk putaran final kompetisi FIFA, kapten dari setiap tim harus mengenakan ban kapten yang disediakan oleh FIFA," tulis pernyataan FIFA melalui laman resminya.
Logo Piala Dunia 2022 dipamerkan di Gedung Opera Aljir, Aljazair. Foto: AFP
Sementara itu, FIFA telah menentukan sejumlah tema yang wajib dikenakan para kapten tim. Setidaknya ada tujuh tema ban kapten yang akan digunakan para peserta Piala Dunia hingga partai final.
Hal ini dilakukan FIFA agar para kontestan melakukan 'kampanye' yang seragam. FIFA tidak ingin ada kontestan yang merasa superior dengan 'kampanye' yang dibawa.
Berikut ini sejumlah ban kapten yang telah disiapkan FIFA di Piala Dunia 2022. Tema-tema tersebut wajib dipakai kapten tim saat laga berlangsung.
#FootballUnitesTheWorld (Babak grup, matchday pertama).
#SaveThePlanet (Babak grup, matchday kedua).
#ProtectChildren dan #ShareTheMeal (Babak grup, matchday ketiga).
#EducationForAll dan #FootballForSchools (Babak 16 besar).
#NoDiscrimination (Babak perempat final).
#BeActive dan #BringTheMove (Babak semifinal).
#Football Is Joy, Passion, Hope, Love and Peace - #FootballUnitesTheWorld (Babak final dan penentuan tempat ketiga).
Suasana suporter perempuan Iran saat mendukung tim sepak bola nasionalnya. Foto: Reuters
Laga pertama Timnas Iran kontra Inggris di Piala Dunia 2022, Senin (21/11) malam WIB tak luput dari protes yang dilakukan para suporter untuk mengkritisi rezim di negaranya. Sejumlah aksi pun digelar, mulai dari membentangkan poster penentangan hingga merobek bendera nasional Iran.
Menurut laporan DW Sports, mulanya sejumlah suporter Timnas Iran membawa bendera Persia yang dianggap sebagai simbol rezim teokratis Iran. Namun, upaya protes tersebut digagalkan panitia penyelenggara karena mereka tidak diizinkan untuk membawa bendera itu ke dalam stadion.
Para suporter Iran pun mempunyai cara lain. Setidaknya ada dua cara lain yang mereka lakukan, yang pertama, mereka merobek bendera nasionalnya, dan cara yang kedua, mereka menutup bagian tengah bendera yang merupakan simbol Iran.
Aksi tersebut merupakan bagian dari protes yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir di Iran. Gelombang demonstrasi besar-besaran itu dipicu oleh kematian Mahsa Amini yang meninggal di tahanan polisi moralitas.
Sementara itu, tak sedikit para suporter yang berharap Iran kalah di laga perdana kontra The Three Lions. Tujuannya, mereka ingin menunjukkan pada dunia bahwa pemerintah Iran sedang tidak baik-baik saja.
"Gerakan protes telah membayangi sepak bola. Saya ingin Iran kalah dalam tiga pertandingan ini," ucap Kamran, seorang profesor linguistik di Iran, dikutip dari The National News.
Timnas Iran jelang laga lawan Inggris di Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, 21 November 2022. Foto: REUTERS/Marko Djurica
Gerakan protes terhadap pemerintah tak hanya datang dari para suporter, namun para pemain juga melakukan hal yang sama tapi dengan cara yang berbeda. Team Melli tak menyanyikan lagu kebangsaan Iran jelang laga perdana melawan Inggris.
Diwartakan Reuters, 11 pemain inti terdiam saat lagu kebangsaan diputar. Itu merupakan bentuk dukungan bagi para pengunjuk rasa di negara mereka.
Adapun Timnas Iran kalah dengan skor 2-6 atas Inggris dalam laga perdana Grup B Piala Dunia 2022. Selanjutnya, pasukan Carlos Queiroz akan melawan Wales pada Jumat (25/11) dan Amerika Serikat pada Rabu (30/11) mendatang.